Beberapa hari yang lalu
di extrakulikuler yang saya ikuti melakukan yang namanya pemilihan ketua, para
calon ketua memakukan yang namanya orasi yaitu dengan menyampaikan visi dan
misi, dan muncul pertanyaan dari senior yang pertanyaannya itu kedengaran seperti
hal yang “you don’t say” karna membuat saya kepikiran dan ada yang menjanggal
di otak saya, karna itu saya akan memberikan contoh visi dan misi yang
kemungkinan dapat pertanyaan yang kurang fungsinya itu kecil, kita bahas dulu
visi dan misi itu apa,
PENGERTIAN PALING
SEDERHANA :
Apa itu visi dan apa itu misi? Pengambaran paling
sederhananya adalah visi biasanya adalah pekerjaan. Pekerjaan itu biasanya pekerjaan yang kamu bisa pertanggung jawabkan, sedangkan
Misi adalah cara atau langkah melakukan pekerjaan itu.
KEGUNAAN :
Visi dan Misi itu biasanya digunakan ketika atau saat
sedang melakukan pemilihan dalam segala hal yang berhubungan dengan organisasi,
dalam lingkup sekolah misalnya seperti halnya Osis, entahkah itu ketika menjadi
anggota, katua Osis, juga menjadi M.P.K (Majelis Permusyawaratan Kelas) atau
pun dalam dalam Extrakulikuler, yaitu sebagai ketua, wakil ketua, sekretaris
atau sebagainya.
Contoh materi visi
adalah
“visi : Melanjutkan proker yang sudah ada dan
proker dapat ditambahkan dengan adanya rapat ataupun musyawarah. Proker itu
sendiri biasanya muncul dari ide perorangan dan itulah fungsi diskusi dan rapat
maupun musyawarah.
Contoh materi misi
adalah
“misi : melakukan dengan sesuai yang ada di proker,
kerjakan bersama dan lakukan bersama, apa susahnya bekerja sama, yang susah
hanya menyatukan begitu banyaknya karakter yang berbeda menjadi satu tujuan,
sikap kekeluargaan adalah salah satu hal yang dapat menyatukan kebersamaan,
Dengan visi dan misi seperti itu palingan yang akan muncul
adalah pertanyaan semacam ini : “kok visi dan misimu nyolot ya?” Cuma
bercanda…. Yang penting adalah kamu pandai berbicara dan kamu tidak mudah goyah
pendirian, salah satu yang terpenting untuk menjadi seorang pemimmpin adalah
teguh pendirian, jika sudah pilih A peganglah A, jangan pilih B, C atau yang
lain, kecuali memang sudah kalah suara
pendapat.
*jangan terlalu berpaku pada postingan ini.